Dalam rencana mengingati Hari Kembali Tahun (HUT) ke-63 TVRI secara serempak di semua Indonesia, TVRI Stasiun Gorontalo bekerja sama dengan Pemerintahan Propinsi Gorontalo dalam masalah ini Dinas Pangan, melangsungkan Pergerakan Pangan Murah pada Sabtu (2/8/2025), yang diadakan di halaman Kantor TVRI Gorontalo.
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie yang datang segera membuka aktivitas itu sampaikan, animo tinggi ke TVRI atas komitmennya yang berkesinambungan dalam memberikan dukungan beberapa program pemda.
“Aku sampaikan penghargaan yang setingginya ke TVRI Gorontalo atas support pada beragam aktivitas pemprov, kabupaten, dan kota. Di zaman digitalisasi sekarang ini, peranan media penayangan seperti TVRI penting, khususnya karena capaiannya sampai ke penjuru-pelosok wilayah,” tutur Idah.
Idah mengutamakan keutamaan aktivitas pangan murah di tengah-tengah keadaan ekonomi yang tetap dibayang-bayangi oleh inflasi dan naiknya harga bahan dasar, terutama beras.
“Pemerintahan Propinsi Gorontalo tidak tinggal diam menyaksikan keadaan ini. Pergerakan Pangan Murah ini adalah bentuk perhatian kami untuk mengurangi beban warga,” sambungnya.
Wakil Gubernur mengharap pergerakan ini bisa menjadi contoh semangat kerjasama di antara pemerintahan, BUMN, swasta, dan media dalam menjaga ketahanan pangan dan kestabilan ekonomi warga.
Pergerakan Pangan Murah ini kali mendatangkan 14 tipe komoditas pada harga lebih dapat dijangkau dari harga pasar. Diantaranya, beras SPHP dengan harga Rp60.000 per 5 kg, beras Gapoktan Rp15.000 per kg, dan beras organik Rp17.000 per kg. Untuk minyak goreng, ada dua opsi yaitu Minyak Goreng Kita dengan harga Rp15.000 per liter dan minyak goreng premium pada harga sekitar di antara Rp18.500 sampai Rp21.000 per liter.
Komoditas yang lain mencakup bawang putih Rp10.000 per 0,25 kg, bawang merah Rp32.000 per 0,5 kg, telur ayam ras Rp48.000 per bak, dan cabe rawit merah Rp10.000 per 0,25 kg. Tomat dipasarkan dengan harga Rp5.000 per 0,5 kg, daging ayam Rp35.000 per ekor, gula pasir Rp16.500 sampai Rp17.500 per kg, tepung terigu Rp10.000 per kg, dan ikan nila Rp30.000 per kg.