Posted in

Pasien penyakit kanker dapat lalui perawatan di RSUD Gorontalo Utara

Pasien penyakit kanker bisa jalani perawatan di Rumah Sakit Umum Wilayah (RSUD) dr Zainal Umar Sidiki Gorontalo Utara, Propinsi Gorontalo.

“Kami pastikan tahun ini selekasnya buka service poliklinik rawat jalan untuk penyakit kanker. Ini diikuti kehadiran dokter specialist Onkologi dan terdapatnya sarana kemoterapi di dalam rumah sakit ini,” kata Direktur RSUD dr Zainal Umar Sidiki dr Mohammad Ardiansyah di Gorontalo, Minggu.

Faksinya mengharap informasi itu menjadi berita menyenangkan untuk warga di wilayah itu.

Berita lebih menyenangkan kata dokter Ardi panggilan dekat direktur rumah sakit ini, dokter specialist onkologi itu adalah dokter organik ingat statusnya yang disebut karyawan negeri sipil (PNS) di RSUD dr Zainal Umar Sidiki.

“Dokter specialist yang kita punyai ini, sudah sukses menuntaskan pendidikan dokter sub specialist Onkologi dan selekasnya melakukan lagi pekerjaan untuk berbakti di wilayah. Pasti ini berita yang menyenangkan,” ucapnya.

Menurut dia kedatangan dokter specialist Onkologi itu, menjadi cara penting dalam tingkatkan servis kesehatan, terutama untuk pasien kanker di Gorontalo Utara hingga tidak butuh berobat jauh ke luar wilayah.

Dokter Specialist Onkologi dr Zulkarnain Tambunan MKed (OG), SpOG, Subsp ONK diyakinkan menjadi asset wilayah yang diharap warga terutama beberapa pasien kanker.

“Beliau sudah tempuh pendidikan sub specialist Onkologi dan akan bekerja lagi di dalam rumah sakit ini dalam kurun waktu dekat,” kata Ardiansyah.

Pemda juga terima dana peruntukan khusus (DAK) tahun bujet 2025, untuk membuat sarana kemoterapi.

Pembangunan sarana kemoterapi telah masuk ke rencana DAK tahun ini, hingga kedatangan dokter specialist onkologi dan fasilitas simpatisan yang lain diharap rumah sakit ini bisa memberi servis terbaik untuk pasien kanker tanpa ditunjuk ke luar wilayah.

Cara ini kata Ardiansyah, searah dengan usaha kenaikan kualitas service kesehatan di Gorontalo Utara, sekalian menjadi jawaban atas keperluan warga pada service spesialistik penyakit kanker yang sejauh ini tetap terbatas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *