Posted in

DPRD bantu sarana penggilingan padi menjadi sumber penghasilan dusun

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Masyarakat Wilayah (DPRD) Gorontalo Utara, Propinsi Gorontalo Ridwan Riko Arbie menjelaskan faksinya benar-benar memberikan dukungan terdapatnya sarana penggilingan padi yang didatangkan di dusun, sebagai satu diantara sumber penghasilan dusun.

“Ini gagasan cemerlang yang sanggup didatangkan oleh pemerintahan dusun, apalagi dalam pengendaliannya dibuka untuk umum,” kata Ridwan di Gorontalo, Senin.

Dia akui benar-benar menghargai pengembangan Pemerintahan Dusun Posso Kecamatan Kwandang yang mendatangkan sarana itu, termasuk untuk sumber akseptasi untuk dusun.

“Pasti sarana penggilingan padi ini bukan hanya memberikan keuntungan, tetapi menjadi berita bahagia untuk beberapa petani karena mereka dapat manfaatkan dengan akses yang gampang dicapai,” ucapnya.

Dia mengharap pengendalian sarana ini bisa produktif untuk mempermudah kegiatan di bidang pertanian, dan berpengaruh krusial untuk sumber akseptasi dusun dan penghasilan warga terutama petani.

Kepala Dusun Posso Kecamatan Kwandang Agusrianto Dali menjelaskan faksinya mendatangkan sarana penggilingan padi yang dinamakan ‘Huyula’, yang sudah sah bekerja.

Sarana ini tidak cuma ditujukan untuk masyarakat itu, tetapi terbuka untuk warga dari desa-desa sekitaran.

Dengan kemampuan produksi capai 600 kg /jam, gilingan padi ini diharap sanggup menjawab keperluan petani dalam memproses hasil panen mereka dengan cepat, efisien dan irit ongkos.

“Petani di dusun ini tidak butuh kembali jauh menggerus padi ke luar dusun,” ucapnya.

Pembangunan gilingan padi ini adalah sisi dari program ketahanan pangan yang diongkosi lewat Dana Dusun sejumlah 20 %, sama sesuai instruksi dari pemerintahan pusat.

“Ini tidak cuma masalah mesin. Tetapi mengenai kemandirian pangan dan kesejahteraan petani. Saat ini warga dapat nikmati sarana gilingan padi sendiri, tanpa keluar ongkos besar,” kata Agusrianto.

Gilingan padi ‘Huyula’ adalah cara nyata dusun itu dalam perkuat ketahanan pangan, sekalian buka kesempatan ekonomi baru di bidang pertanian.

“Mesin ini punya bersama-sama. Dan terbuka untuk siapa pun yang ingin memakainya, baik dari dusun ini atau dari desa-desa sekitaran. Ini untuk kita,” ucapnya juga.

Kehadiran gilingan padi ini juga mendapatkan sambutan positif dari warga. Selainnya mempermudah proses penggilingan, diyakinkan dapat percepat distribusi beras lokal dan tingkatkan harga jual produk pertanian.

“Dengan semangat bergotong-royong dan pendayagunaan dana dusun yang pas target, Dusun Posso menjelma sebagai dusun maju, berdikari dan peduli pada keperluan riel penduduknya,” kata Agusrianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *